Ini Resolusi 2018 Saya, Mana Punyamu?

Dok foto: Pixabay.com

Sebentar lagi 2017 akan berakhir. Ada rasa lega karena berhasil menjalani tahun ini dengan sehat dan bahagia. Ada pula sedikit rasa nggak ikhlas karena berpikir, “… Ah, seharusnya saya bisa lebih baik dari itu.”

Bagaimana pun, saya tetap bersyukur banget. Terutama untuk pencapaian-pencapaian yang saya alami tahun ini. Ini menjadi salah satu bukti bahwa ketika kita “naik tangga”, ada pemandangan baru yang bisa dilihat. Tentunya lebih memesona, dong.

Nah, berdasarkan apa yang saya alami pada tahun ini, saya sudah mendapatkan gambaran harus ngapain pada tahun depan. Tentunya, berkarya, berkarya, dan berkarya lagi. Belajar, belajar, dan belajar lagi. Yes!

Supaya saya semakin konsisten dengan resolusi tersebut, saya menuliskannya di sini. Sebab, yang menjadi saksi tentu lebih banyak. Entah perjalanan yang ditempuh akan penuh gelombang, saya rasa tak apa selama tetap kuat dan teguh pendirian. Selain itu, jika sukses, saya juga bisa merenungkan kembali kebaikan Pencipta atas apa yang sudah saya dapatkan dari-Nya.

Dok foto: Pixabay.com

Berikut 6 resolusi tahun baru yang akan saya lakukan.

1. Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Saya mengenal istilah ini sejak lama. Dan saya pengen banget menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Cumaaa.. ya begitulah. Seringnya kurang berkomitmen saja. Ada godaan sedikit, pendirian bisa langsung goyang *huft.  Nah, kali ini tekad saya sudah bulat. Pokoknya, nggak boleh lagi kepancing untuk melanggar komitmen itu.

Btw, apa sih gaya hidup minimalis itu? Sederhananya, gaya hidup minimalis adalah kebiasaan untuk “nggak ribet”. Taulah maksud saya, apalagi ibu-ibu yang hobi berbelanja, mulai dari pakaian, kosmetik, hingga peralatan dapur.

Berapa sering sih kita akhirnya menyadari bahwa kantong belanjaan yang baru saja ditenteng pulang itu ternyata nggak berguna-guna amat. Ternyata, setelah melewati pintu toko, rasa menyesal datang tanpa diduga. Ahhh..

Belum lagi jika sudah sampai rumah, kita bingung mau meletakkannya di mana. Rumah makin penuh, rasa tertekan kita pun akan semakin besar.

Gaya hidup minimalis bukan sekadar soal penghematan, tetapi juga pada manfaat lainnya. Khususnya, hidup tanpa beban. Ya, tidak ada tuntutan, tidak ada kewajiban yang terlalu muluk-muluk (memuaskan ego, misalnya). Namun, dengan gaya hidup ini, kita bebas menjalani hidup yang lebih menyenangkan dan memuaskan.

Singkirkanlah barang-barang yang sudah menumpuk di sudut kamar, berikan kepada yang membutuhkan. Lebih rajin memasak makanan sendiri ketimbang jajan.

2. Membaca Lebih Banyak

Rasanya sudah bertahun-tahun saya tidak menyentuh buku untuk dibaca lebih dalam. Karena keterbatasan waktu tentunya. Nah, tahun ini, saya ingin membaca lebih banyak dan lebih sering. Saya juga ingin membeli buku-buku inspiratif  yang membangkitkan semangat. Pada gilirannya, buku-buku ini pasti akan berguna sebagai modal bagi saya untuk meningkatkan keahlian.

Saya juga ingin benerin lagi akun Goodreads karena di sanalah terdapat rekomendasi terbaik mengenai buku yang layak beli dan layak koleksi. Dan tetunya, ikut tantangan tahunan di Goodreads. Yeay. semoga saya berhasil. Saya juga ingin menularkan kebiasaan membaca kepada W, anak saya. Herannya mekskipun saya dulu termasuk kutu buku, W sama sekali belum saya belikan buku satu pun hingga usianya 18 bulan.

3. Menjadi Ibu Terbaik

Ups, maksud saya adalah mencoba menjadi ibu terbaik bagi W. Karena yang sempurna sebenarnya tidak ada. Karena itu, saya membangun web baru saya yang bertagline, Ibu Belajar. Saya ingin terus belajar menjadi ibu ideal karena itulah hak W yang harus saya penuhi terutama pada masa-masa awal pertumbuhannya ini.

Cara untuk menjadi ibu terbaik saya rasa bermacam-macam. Bagi saya salah satunya adalah menjadi sabar. karena W saat ini sudah pandai memancing emosi sang ibu yang mood-nya cenderung nggak stabil ini.

4. Menjadi Lebih Produktif

Salah satu impian saya adalah memiliki brand tersendiri. Okelah, itu mungkin terlalu muluk-muluk. Tapi tujuan itu penting  bukan? Jadi, kita memiliki arah untuk melangkah. Nah untuk membangun brand, saya rasa itu cukup sulit dan butuh perjuangan.

karena itu, saya mulai saja dulu dari satu tahun ini dengan konsisten mengurus blog saya. Ada banyak orang yang menjadi inspirasi saya selama ini dan saya harus menginvesasikan waktu untuk belajar dari mereka.

Produktif bukan hanya soal menelurkan karya, tetapi juga belajar banyak ilmu dari banyak orang. Sudah saya mulai dan saya harap lebih maksimal di tahun depan ini. Saya juga ingin memanfaatkan berbagai fasilitas yang saya miliki untuk mendapatkan yang terbaik.

Dok foto: Pixabay.com

5. Membangun Jejaring

Ini adalah PR bagi saya, terutama karena saya adalah introvert sejati berkepribadian melankolis. Yes. Sulit memang bagi saya untuk mencari teman. Begiti pula mempertahankan hubungan pertemanan. Namun, saya rasa sudah waktunya untuk berubah dan memulai perbedaan sedikit demi sedikit.

Jejaring bukan hanya orang-0rang yang lama, tetapi juga baru. Pokoknya siapa pun dan saya ingin memliki sebuah program khusus yang bisa memicu saya untuk lebih semangat berjejaring.

6. Menjaga Kesehatan

Terakhir dan sangat penting adalah selalu menjaga kesehatan dengan tindakan-tindakan sederhana. Jujur saja, saya ingin berumur panjang supaya bisa melihat W tumbuh dan mandiri. Saya tidak bisa membayangkan ia hidup tanpa kasih sayang ibu. Jadi, saya selalu berusaha sebaik mungkin untuk menjaga kesehatan.

Caranya adalah dengan melakukan langkah-langkah praktis, seperti makan makanan bergizi, cukup istirahat, dan selalu berpikir positif.

Sakit bagi saya adalah masalah berat karena saya tidak bisa merawat anak. Jadi, pengennya kalau sakit adalah cepat-cepat sembuh supaya saya bisa kembali bermain dengannya. Untuk mendukung pemulihan dari sakit, saya memilih Theragran-M. Ini adalah vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Dengan demikian, saya tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa segera sehat kembali.

Lagipula, kalau sakit jangan lama-lama, deh. Selain nggak enak, tugas-tugas pun akan terbengkalai. Bahkan, waktu dengan si kecil akan banyak berkurang.

Ohya, vitamin ini dapat dibeli di apotek atau toko obat terdekat, kok.

Nah, demikian beberapa resolusi yang ingin saya lakukan pada tahun depan. Bagaimana dengan Anda?

Dok foto: pribadi

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s