[Resensi Buku] Kekuatan Pengaruh Dongeng Masa Kecil

Sebuah dongeng masa kecil dapat memengaruhi jalan hidup seseorang? Ya.

Seperti Cendana. Walau memiliki bekas luka di wajah, Cendana tak putus asa dan rendah diri. Ia berjuang demi mewujudkan impian menjadi patisserie dan membuka toko Sweet Wizard Pastry. Semua karena dongeng Hansel dan Gretel karya Grimm Bersaudara yang pernah ia pentaskan saat masih remaja.

Perjalanan hidup bisa berasal dari momen kecil yang dikenang selama hidup. Dongeng ternyata dapat memengaruhi jalan hidup seseorang. Salah satu inspirasi yang takkan pernah usang dimakan waktu. Simaklah kompilasi cerpen inspiratif orang-orang yang jalan hidupnya dituntun oleh dongeng semasa kecil. Jangan sepelekan dongeng atau kisah-kisah itu, siapa tahu akan terwujud dalam hidupmu.

♣♣♣

Judul: Unforgettable Stories

Penulis: Mulyadi Al-Gunsary dkk.

Penerbit: deTEENS

Tahun terbit: November 2015

Jumlah halaman: 216 hlm.

ISBN: 978-602-255-952-8

♣♣♣

Ada 15 cerpen dalam buku ini. Semua cerita berkisah tentang “pengaruh” dongeng dalam kehidupan sang tokoh utama. Misalnya, jalan hidup Daham dan tokoh “saya” yang sangat jauh berbeda karena dongeng yang nyantol di benak mereka juga berbeda dalam cerpen berjudul “Pandiman Pulang”. Darham terprovokasi oleh tokoh dongeng Pandiman yang gagah perkasa. Sementara “saya” selalu mengenang cerita Kendiririsik, nenek tua yang memiliki kekuatan magis dan selalu memburu anak kecil untuk dibunuh (hal. 16). Cerita ini membuat “saya” menjadi anak yang penakut.

Cerita fiktif tersebut untuk beberapa tahun menjadikan saya penakut dan tidak berani menatap bulan di malam hari. Sebegitu hebatnya cerita itu berdampak di hati sehingga saya menjadi seorang remaja yang jarang keluar rumah. Hal 16-17

Kisah lain yang mengangkat dongeng daerah adalah dalam cerpen “Panah-panah Hrudadali”. Kisah ini bercerita tentang Afifah yang sejak kecil telah dijejali oleh karakter keberanian dan ketegaran Srikandi. Dalam perjalanannya sebagai remaja tujuhbelasan, profil Srikandi menjadi salah satu acuannya untuk terus berjuang.

Ada juga tentang tokoh “saya” dalam cerpen “Dongeng-dongeng Saat Mati Lampu” yang kepincut oleh cerita sang ayah saat kota mereka mati lampu. Ia mengambil keputusan-keputusan penting dalam perjalanan hidupnya akibat apa yang ia dengar di masa kecil itu.

Momen menjadi wartawan, mengunjungi Tibet, dan menapak tilas tempat-tempat bersejarah awalnya tidak ada dalam bayanganku. Semuanya berawal dari dongeng ayahku pada saat mati lampu. Hal 107.

Bukan hanya dongeng yang bersifat kedaerahan, ada pula yang mengangkat kisah tentang anak itik buruk rupa seperti dalam cerita dari Nathalia Theodora yang berjudul “Beautiful Inside”. Masih banyak cerita lain yang ada di buku ini yang mengisahkan keterpengaruhan mereka terhadap cerita-cerita masa kecil.

Dan ketika membaca kisah-kisah pendek ini, kita baru menyadari betapa kuatnya peristiwa masa kecil memengaruhi hidup kita di masa depan. Orang-orang yang menanamkan prinsip-prinsip tertentu (tanpa sadar) sebenarnya ada di sekitar kita, baik orangtua, guru, guru ngaji, tetangga, dan sebagainya. Beruntung kalau kita bertemu dengan mereka yang tahu betul apa dampak dari yang mereka ceritakan, jika tidak?

Buku ini sangat cocok dibaca oleh para orangtua atau guru yang memiliki tugas mengarahkan anak untuk meraih masa depan yang baik. Setidaknya, setelah membaca apa yang terjadi pada para tokoh, kita tidak akan sembarangan lagi menceritakan sesuatu kepada anak-anak yang pikirannya masih polos.

Ngomong-ngomong, buku ini menyimpan kisah di dalam kisah. Bukan hanya disuguhi dongeng, kita juga menikmati perjalanan hidup para tokoh dalam cerpen. Meskipun, ada beberapa kisah yang seperti hanya bercerita mengenai pengalamannya semata, bukan fiksi. Namun, cara para penulis menyampaikan idenya cukup menarik dan mudah dicerna. Kita hanya perlu berselancar menikmati imajinasi mereka yang kadang tak terpikirkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s