[Review Buku] Manisnya Kesempatan Kedua

You know you’re in love with the right person when falling in love with him turns you into the best version of yourself.

Setiap pasangan punya cerita masing-masing, kadang manis, kadang juga pahit. Enam tahun setelah Divortiare dan dua tahun setelah Twivortiare, Alexandra dan Beno kembali hadir melalui akun Twitter @alexandrarheaw. Melalui buku ini, kita kembali diajak “mengintip” kehidupan mereka sehari-hari, pemikiran Alexandra yang witti dan selalu apa adanya, bahkan merasakan langsung interaksi antar karakter-karakter yang diceritakannya. Membaca Twivortiare 2 seperti mendengarkan sahabat sendiri bercerita tentang manis dan pahitnya hidup, tentang pilihan, kesalahan masa lalu, dan tentang makna sesungguhnya dari kesempatan kedua.

♣♣♣

Judul: Twivortiare 2

Penulis: Ika Natassa

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit: 2014

ISBN: 978-602-03-1136-4

Tebal: 488 hlm

♣♣♣

Saya telah membaca hampir semua novel Ika Natassa, kecuali Underground. Waktu itu, saya menemukan A Very Yuppy Wedding dan Antologi Rasa. Merasa cocok dengan cara berceritanya yang simple dan ringan, saya pun melacak buku-buku lainnya. Puas. Itulah perasaan saya ketika menyelesaikan seluruh kisahnya.

Twivortiare 2 adalah lanjutan dari cerita tentang Alexandra dan Beno. Karena ini lanjutan, berarti seharusnya kita membaca bagian sebelumnya, ya? Menurut saya nggak apa-apa sih kita baca dulu yang ini baru kemudian nanti mencari bagian yang sebelumnya. Secara pribadi, hal itu menolong saya untuk lebih “awas” ketika membaca buku sebelumnya. Seolah-olah, saya sudah melihat ke masa depan tokoh ini, dan segala yang dilakukannya sekarang menjelaskan semuanya. Tapi itu saya. Agak aneh memang. 😀

Oke, kita bahas bukunya.

Novel ini bercerita tentang kehidupan seorang banker dan seorang dokter yang telah mengalami pasang surut. Mereka pernah bercerai, lalu kembali menikah. Namun, bukan berarti tantangan dalam hidup selesai. Mereka masih berjuang untuk mendapatkan anak dalam perkawinan tersebut. Banyak hal dalam buku ini sangat menyerupai kenyataan, seperti bagaimana perasaan seseorang ketika ia “selalu” ditanyai soal keturunan. Manusiawi banget jika si Alex ini akhirnya males kalau ada pertemuan-pertemuan keluarga.

Masih seperti buku sebelumnya, Twivortiare 2 menggunakan konsep bercerita ala Twitter. Dimana, Alex ngetwit aktivitasnya–termasuk berkaitan dengan suaminya, Beno. Perasaannya sebagai wanita, keinginan, dan harapannya terlihat jelas dalam cuitan-cuitannya. Kita bisa mengenal Alex dan mengimajinasikan sosoknya hanya dengan menelusuri jejak-jejak di akun Twitternya.

Anyway, ini memang novel dewasa. Ada beberapa istilah yang hanya orang dewasa yang tahu dan sadar. Yang masih anak-anak? Jangan dulu ya, Nak. Hehe.

Secara keseluruhan, saya menyukai konsistensi Ika Natassa dalam tulisannya. Meskipun ada satu hal yang mengganjal, tentang bagian yang ada bahasa Jawanya. Rasanya belum pas aja di telinga. Mungkin karena terlalu sedikit ya. Hehehe.

Bagian favorit adalah ketika Alex melakukan mirror exercise pada Beno yang lempeng dan minim ekspresi. Rasanya, saat membaca adegan itu, saya sedang melihat Beno yang mati-matian berusaha keras mengetahui apa yang sedang terjadi pada istrinya itu. Dan mukanya pasti memelas banget. Hehehe.

Oh, iya, saya rasa, anak kuliah Sastra Indonesia perlu nih menjadikan Twivortiare sebagai bahan skripsi. Ini kan hal baru di dunia Sastra Indonesia. Kalau dulu sih saya pakai buku Icha Rahmanti, Cintapuccino karena menurut banyak pihak, itu adalah salah satu tonggak kebangkitan chicklit di Indonesia. *malah curcol*

Buku ini layak dibaca. Jangan sampai ketinggalan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s