Day 34: [Next Chapter] Semakin Mendekat..

Hai hai…

Cukup lama juga ya saya belum update soal persiapan #NextChapter. Padahal waktunya udah semakin mendekat hua.. Ya, sibuk ngurus ini itu, milih ini itu, ngobrol ini itu. Banyaklah.

Tapi di titik ini, saya senang kok. Ini memang pertama kali dan juga terakhir kali (amin!) Jadi, wajar aja kalau banyak hal yang “terasa berantakan”. Setelah pulang kemarin, justru semakin banyak yang perlu dipersiapkan. Lingkupnya semakin luas dan semakin jelas. Namun, di satu sisi, saya tetap mencoba untuk menikmatinya. Nikah kan bukan suatu tujuan, tetapi tahap kehidupan selanjutnya. Jadi, nggak perlulah menghabiskan energi sebelum nikah hanya demi acara yang terkesan hebat, luar biasa, dan mengagumkan. Bisa-bisa malah setelah itu tepar dan tak bisa memulai kehidupan baru dengan baik dan nyaman.

Saya akui, sulit menyenangkan semua orang. Dalam banyak hal. Soal tempatlah, soal acaralah, soal macem-macem. Saya sendiri rasanya juga sulit merasa puas. Pengen yang kayak begini, yang kayak begitu, dekorasi, kebaya, etc… Sampai pernah berantem juga karena salah paham soal itu. Yang satu minta begini, eh yang lain langsung nggak setuju (tanpa mempertimbangkannya dulu).

Namun, semakin lama ya semakin mengerti dan paham soal apa yang harus diperdebatkan dan apa yang tidak. Belajar menerima pendapat juga, tanpa buru-buru menghakimi. Karena toh pendapat itu dilatarbelakangi oleh sesuatu hal. Kalau kita langsung menilai itu salah, berarti kita menganggap pasangan bukan orang yang cerdas, kok bisa-bisanya mengajukan ide seperti itu.

Misalnya saja, ide dekorasinya pengen seperti ini, lho. Karena memikirkan biaya, yang satu langsung menolak. “Mahal,” katanya gitu. Padahal kan belum tentu. Perlu survei dulu atau minimal tanya-tanya dululah sama yang udah pernah. Setelah tau jawabannya ya baru berdua memutuskan dan menanggung konsekuensinya. Misalnya kalau mahal berarti harus ada pos yang dipotong. Atau saling mengutarakan pendapat mengenai apa sih yang menjadi prioritas dalam acara tersebut.

Hal kedua yang saya pelajari dalam proses ini adalah menggali kreativitas. Karena pake sistem low budget alias sederhana ya semua harus dikerjakan sendiri. Seandainya ada yang bisa diminta bantu (dalam batas tidak merepotkan) ya lumayan juga. Meskipun ya hasilnya harus bersedia seadanya. Tapi, kreativitas sangat membantu. Semua yang sederhana jika disentuh dengan tangan-tangan kreatif akan menjadi berbeda dan menarik.

Menyiapkan #NextChapter ini seperti sebuah perjalanan tersendiri. Lorong waktu menuju sebuah kehidupan baru di sana. Kami berdua harus saling menolong dan mendukung agar tiba di sana dengan “selamat” dan fit untuk memulai hari yang baru.

Oh, ya, saya juga senang karena pihak keluarga akhirnya meluluskan permintaan untuk mengundang grup Campursari. You know, saya memiliki ikatan yang tak bisa dijelaskan dengan jenis musik ini dan ini adalah mimpi saya. Hari yang bahagia dengan musik yang indah, apa lagi yang kurang, kan? Hehehe. Doain lancar, yah 🙂

Iklan

2 tanggapan untuk “Day 34: [Next Chapter] Semakin Mendekat..”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s