Day 91: [Challenge] Love Letter #5

Dear kamu,

semakin lama, kita semakin banyak belajar, bahwa cinta diuji oleh masa-masa sukar. Jika murni dan sejati, ia tak akan luntur di tengah situasi apapun, termasuk dalam perasaan tidak mood. Beberapa hari yang lalu, kita berbincang-bincang di ruang tamu tentang kita dan hubungan kita. Lebih tepatnya sih, hubungan kita secara filosofis. Kamu tentu sudah terbiasa dengan pertanyaan-pertanyaan bodohku yang sebenarnya sudah ada jawabannya tetapi aku ingin benar-benar memastikannya.

Misalnya, “Mengapa kamu memilihku?”

“Mengapa kamu begitu sabar terhadapku?”

“Apa yang membuatmu bahagia?”

dan sebagainya.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut timbul setelah kita melewati hari yang berat. Entah bagaimana, setelah bercakap-cakap seperti itu, rasanya seperti tersiram oleh air yang sejuk dan menyegarkan. Kita kembali menggali kesungguhan untuk melangkah maju. Sebenarnya, aku beruntung karena hingga sekarang sekali pun kamu tak pernah menunjukkan tanda-tanda ingin pergi, bahkan jika hanya untuk mengancam atau mengintimidasi. Kamu benar-benar tak ingin membuatku ragu. Akulah yang sering kali melakukan itu padahal tak ingin kehilanganmu.

Kamu,

bagaimana mungkin kamu bertahan menghadapi orang seperti aku? Bagaimana mungkin kamu tak pernah marah (pernah, tapi cepat berdamai kembali) karena ulahku? Bagaimana mungkin kamu bisa sesabar itu?

Kamu bilang, aku hanya perlu lebih sabar. Tahu nggak, aku malah menjadi rendah diri karena tak sebaik dirimu. Rasa-rasanya, aku tak pantas menjadi pasanganmu. Namun, aku ingin berusaha untuk menyejajarkan diri, sikap dan karakter yang terpuji itu, supaya kita bisa saling mengisi.

Terima kasih, ya, untuk semuanya.

With love,

L

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s