Day 73: [Challenge] Love Letter #4

Dear kamu,

masa-masa belakangan ini, kita sangat mudah tersinggung. Banyak persiapan yang harus dilakukan, pembicaraan-pembicaraan yang berat dan memusingkan, fiuh.. kita seperti orang yang putus asa. Apakah kita bisa menjalani semua ini? Dengan keadaan yang seperti ini? Semua beban seperti nemplok di bahu kita berdua. Membuat kita kadang-kadang ragu..

Kita tak ingin merepotkan orang lain. Mereka mendukung kita, tapi beban itu masih berat juga. Banyak hal yang kita perhitungkan. Bagaimana supaya pihak yang ini tak merasa diabaikan, supaya pihak yang itu dihargai, dan sebagainya. Sementara itu.. kita masih harus bekerja dan memastikan semuanya cukup.

Kamu,

aku samasekali tak menyesal menerimamu. Apapun kondisi yang kita alami saat ini, akan kuhadapi bersamamu. Banyak perempuan bermimpi besar (mimpi boleh aja..) untuk mengalami pernikahan yang mewah dan indah. Tapi tak semua keinginan itu bisa terwujud. Kita harus melihat kenyataan. Kita harus realistis. Dan untuk menemukan kesepakatan–yang kita berdua menyetujuinya–perlu waktu dan diskusi yang panjang.

Yah.. bagaimanapun, kita sudah melewati beberapa. Beberapa lain menyusul, mungkin akan lebih berat. Tapi, kita pasti bisa melakukannya. Selama bukan sendiri-sendiri..

With love,

L

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s