Day 69: [Challenge] Love Letter #2

Dear, kamu.

Kita telah banyak bicara, termasuk tentang masa lalu. Setiap orang tentu selalu memiliki masa lalu, baik yang menyenangkan maupun tidak. Kita juga. Kamu menjelaskan peristiwa-peristiwa yang telah kamu lalui dengan runtut hanya supaya aku tak salah paham. Maklum, namanya aja cewek, lebih sering dilanda cemburu.

Satu hal yang kamu katakan saat itu adalah bahwa apa yang sudah lewat tidak akan kembali lagi. Sebelum memulai kisah baru, kamu telah membereskan yang lama dalam hatimu. Meskipun orang-orang tak melihatnya dan masih sering bertanya-tanya. Aku tahu, bagimu yang terpenting bukan pendapat orang-orang. Yang terpenting adalah bagaimana aku melihatmu. Berkali-kali kamu menjelaskan karena berkali-kali pula aku meragukan penjelasanmu. Bukan, bukan karena kamu, tetapi karena aku yang tak mudah percaya.

Setelah melewati satu dua bulan, kuputuskan untuk berhenti bertanya-tanya. Aku mulai bisa menjawab pertanyaan orang-orang dengan santai dan percaya diri. Kita tak lagi membicarakannya karena kamu pun tak berniat melakukannya. Sejak saat itu, fase keraguan tentang masa lalumu tenggelam begitu saja.

Terima kasih ya untuk usahamu meyakinkanku tanpa lelah. Karena kamu bisa saja menyerah dan membuatku menyesal, tapi kamu memilih untuk tetap berusaha.

With love.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s