Day 69: [Challenge] Kontroversi Mie Instan #Week 3

Salah satu makanan yang menurut saya masuk dalam kategori kontroversial adalah mie instan. Menurut rumor yang beredar, mie instan sangat nggak bagus buat kesehatan. Apalagi kalau dikonsumsi dalam rentang waktu yang lama dan sering. Katanya, sih, lapisan lilin yang terdapat pada mie bisa menempel di usus dan mengakibatkan kanker. Belum lagi bumbunya yang instan dan bisa jadi mengandung zat-zat yang tidak bermanfaat bagi tubuh.

Urusan popularitas, mie instan ini jangan dianggap remeh. Hampir semua orang menyukainya. Entah itu digoreng atau direbus. Rasanya juga macem-macem, penuh inovasilah haha. Mulai dari rasa soto, rendang, hingga jamur.. (eh, ada jamur kan? 😀 )

Sementara ituu.. iklan-iklan yang kita denger di televisi menyebut-nyebut sebuah produk mie instan dengan label sehat. Bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga sehat. Lalu, ada lagi sebuah penelitian yang mengatakan bahwa ternyata, lapisan lilin di mie instan tersebut hanyalah rumor dan kita bisa mengonsumsinya dengan aman.

Kabar yang kedua ini tentu menyenangkan anak kos, termasuk saya. Haha. Ini menjadi semacam pembenaran, setidaknya senjata untuk mengelak kalau ada yang menegur: “Kok tiap hari makan mie?” Lalu, para netizen pun rame-rame men-share info tersebut kemana-mana.

Ok, pandangan secara pribadi begini: Soal lapisan lilin, mungkin saja benar adanya. Namun, kadarnya tentu telah disesuaikan. Hanya saja, jika dikonsumsi dalam waktu yang lama dan sering, bisa juga berpengaruh pada usus. Soal bumbu, bisa jadi bener karena telah dikemas dalam bentuk yang tahan lama. Hanya saja, efeknya nggak langsung bisa dilihat pada saat itu juga. Kemudian pertimbangan lain adalah jenis kandungan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Mie instan tidak bisa memenuhinya. Kalau karbohidrat okelah. Tapi yang lain? Itulah mungkin yang membuat tubuh akhirnya menjadi tak sehat.

Kesimpulannya, mie instan bisa dikonsumsi dalam keadaan mendesak atau sekali-kali. Tapi jika ada pilihan lain yang lebih sehat, tentu lebih baik. Gimana? *pandang cermin, tanya diri sendiri*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s