Day 28: 7 Hari 24 Jam [FILM, 2014]

Tyo (Lukman Sardi) dan Tania (Dian Sastrowardoyo) adalah sepasang suami istri yang supersibuk. Tyo adalah sutradara film terkenal sedangkan Tania adalah manajer di salah satu perusahaan finansial. Karier keduanya sedang bagus-bagusnya. Konsekuensinya, ya, harus berani bekerja keras. Kadang, Tyo nggak sempat pulang ke rumah karena jadwal syuting yang padat banget. Sedangkan Tania masih sempat menjalankan tugasnya sebagai ibu untuk anak semata wayang mereka. Komunikasi lebih banyak terjalin melalui telepon. Tatap muka jarang banget. Kalau Tania dan anaknya berangkat ke kantor pagi hari, Tyo justru baru pulang.

Pokoknya keduanya bener-bener sibuk, dah..

Nah, semua aktivitas berhenti ketika mendadak Tyo jatuh pingsan. Ia kena Hepatitis A karena capek dan lingkungan yang tidak bersih. Mau tak mau, Tania harus membagi waktu. Rumah sakit, rumah, dan kantor. Saking lelahnya, akhirnya Tania pun jatuh sakit juga. Oleh dokter, keduanya disatukan dalam kamar yang sama.

Dalam kamar ini, banyak hal yang terjadi. Mulai dari tragedi wawancara yang tak berhasil, kedatangan fans, dan curi-curi waktu untuk tetap bekerja. Bener-bener pecandu kerja. Udah sakit, masih aja mikirin pekerjaan. Hhhe.

Kita bisa liat, sepasang suami istri ini bener-bener persis kelakuannya. Mereka ingin mencapai sesuatu yang lebih besar. Namun, perbedaan pendapat akhirnya meruntuhkan tembok kedamaian yang selama ini terbangun. Karena emosi yang tak bisa dikontrol, keluarlah kata-kata yang tak pantas diucapkan kepada pasangan sehingga ada yang terluka.

Film ini lucu sesuai genrenya: komedi romantis. Ringan. Tapi tetap berbobot. Kita dibawa pada pengalaman yang seru–apalagi bagi para lajang yang belum pernah merasakan lika liku berumah tangga. Akting Dian Sastro dan Lukman Sardi pun tak perlu diragukan lagi. Pokoknya natural dan pas banget.

Sebenarnya, saya jarang banget nonton film Indonesia. Terbawa nama besar Dian Sastro (dan Lukman Sardi), saya pun menonton 7/24 dengan ekspektasi yang besar. Ternyata tak sia-sia. Nggak nyesel pokoknya.

Besok-besok mau lagi kalau ada film-film menarik seperti itu. Semoga perfilman Indonesia semakin maju.

Iklan

One thought on “Day 28: 7 Hari 24 Jam [FILM, 2014]”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s