Day 18: The Memory Book (2014)

sumber itsawonderfulmovie.blogspot.com
sumber itsawonderfulmovie.blogspot.com

Ceritanya, seorang fotografer, Chloe, membeli sebuah album foto di pasar loak. Di dalam foto itu, ia menemukan pasangan, Jonathan dan Sarah, yang terlihat saling mencintai. Bersama Gabe, seorang bartender yang charming, Chloe pun mulai mencari jejak kedua orang yang ada di album itu.

Alasannya? Chloe ragu dengan cinta sejati. Ia single yang ragu berhubungan dengan lelaki karena tahu bahwa cinta itu akan berakhir dan membuatnya terluka. Ketika ia melihat rasa cinta yang nyata dari senyuman dan pelukan pasangan itu, ia begitu penasaran.

Memanfaatkan berbagai informasi kecil yang terdapat di album foto, itu, Chloe pun mulai berburu. Ia bertemu dengan pembeli mobil Jonathan yang tetap berbahagia karena terinspirasi oleh kisah cinta Jonathan dan Sarah. Ia juga pergi ke Vito’s, restoran Italia yang hampir bangkrut dan berganti nama dengan Addorado’s.

Setelah pencarian itu, Chloe menemukan kenyataan bahwa Jonathan dan Sarah tidak pernah menikah. Pada hari pernikahan mereka, Sarah justru melarikan diri karena ragu pada cinta Jonathan. Hal itu disesali Sarah bertahun-tahun dan membuatnya mengubur dalam-dalam masa lalu itu. Meskipun, ia tetap merindukan Jonathan setiap hari sepanjang hidupnya.

Poin penting:

Cinta bukan sesuatu yang bisa diikat dan dimasukkan ke dalam botol lalu kita menimang-nimangnya seraya membanggakannya kepada orang lain. Cinta itu tumbuh, bisa berkurang dan bertambah, bisa juga abadi. Seringkali kita merasa takut untuk mencintai karena takut terluka dan ditinggalkan oleh pasangan. Hal itulah yang dialami Sarah dan Chloe (juga). Mereka menolak untuk terikat dalam hubungan hanya karena tidak percaya pada kekuatan cinta. Padahal, jika mereka berani melangkah, cinta akan menolong mereka tetap kuat dan menjalani hidup dengan penuh kebahagiaan.

*Jie, bahasanya berbunga-bunga hihihi.

Untuk penyuka film ringan romantis, ini cocok banget. Karena film ini pula, saya terinspirasi ingin mempunyai scrapbook yang isinya tentang perjalanan hidup bersamanya. Uwuwuwuw. Dah, ah! 😛

Iklan

7 tanggapan untuk “Day 18: The Memory Book (2014)”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s