Day 13: Meraih Mimpi Menjadi Cleopatra

Judul: Haseki Sultan

Penulis: Zhaenal Fanani

Penerbit: DIVA Press

Jumlah halaman: 480

Tahun terbit: 2014

haseki

Ketika seorang selir menggantikan “tuhan” dalam kelambu sultan adalah saat negara menunggu kejatuhannya. (Zhaenal Fanani)

Alexandra Anastasia Lisowska adalah gadis kecil yang suka mengejar kupu-kupu bersayap beludru ketika ayahnya memimpin misa harian di gereja. Pada masa kecilnya itu, ia terpesona dengan cerita Cleopatra, wanita cantik dan tangguh yang meluluhkan hati dua lelaki penguasa, Alexander dan Mark Anthony. Alexa tumbuh dengan cita-cita yang muluk: menjadi seperti Cleopatra.

Peristiwa yang Mengubah Hidup

Sebuah peristiwa tak terduga terjadi di suatu malam di Rohatyn, tenggara Lviv, barat Ukraina. Alexa yang tenggelam dalam keputusasan tiba-tiba dikejutkan oleh kehadiran segerombolan lelaki di rumahnya. Ketika membuka mata, ia sudah berada di sebuah ruangan tertutup. Ia diculik.

Pada masa itu, Imperium Ottoman yang menguasai hampir seluruh bekas kekuasaan Romawi mengadopsi tradisi harem dalam istana yang dihuni oleh selir-selir yang mengelilingi tahta sang penguasa. Pola ini dimanfaatkan oleh beberapa klan dengan menculik para wanita untuk dijadikan pemuas atau dijual sebagai budak.

Keberuntungan berpihak kepada Alexa. Saat ia dipamerkan untuk dijual, seorang kasim (laki-laki yang sudah dikebiri dan bekerja di istana) melihat potensi dan kecantikan gadis itu. Transaksi terjadi dan Alexa pun dibawa ke istana untuk mengawali hidupnya sebagai odalik (pembantu selir).

Harem yang dihuni oleh ratusan perempuan cantik dan para kasim itu tak bebas dari konflik. Justru, sebagian dari mereka saling menjatuhkan secara diam-diam. Tidak ada ketulusan atau kawan sejati.

Hal itu dialami Alexa–yang mengubah namanya menjadi Roxela. Ia menjadi odalik Aysel Zge, wanita yang menjadi iqbal (selir favorit) Sultan. Meskipun bagi Roxela yang polos, persahabatan itu penuh arti, Aysel  Zge hanya ingin memanfaatkan kepolosan itu dan menjegal siapa pun yang berpotensi mendekat pada Sultan.

Untung saja, Roxela bertemu dengan kasim baik hati, Samiye, yang membantunya beradaptasi dengan kondisi istana. Samiye menjelaskan segala hal yang harus dilakukan oleh Roxela. Menurut kebiasaan, kasim yang membantu selir menjadi orang penting di istana, turut kecipratan keuntungan alias posisinya naik.

Sayangnya, banyak orang yang ingin Roxela lenyap, apalagi ketika ia mulai mendapat perhatian Sultan. Salah satunya Mahidevran Gulbahar, haseki (selir yang melahirkan putra) dan kadinlar (istri sah) Sultan. Menggunakan kuasanya, Mahidevran meminta bantuan Kiral Berk–kizlar agha (pemimpin kasim hitam), Ugur Yildrim–kapi agha (pemimpin kasim putih), Ibrahim Pasha, sahabat Sultan Sulayman, sekaligus Wazir Agung.

Namun, Roxela, gadis yang cerdik dan tak mudah putus asa itu belajar membawa dirinya. Ia menggunakan seluruh akalnya untuk mencapai impiannya menjadi Cleopatra. Kecantikannya pun sanggup membuat Sultan Sulayman tak berpaling. Hingga satu hal, pencapaian terbesar seorang selir, berhasil ia dapatkan. Pencapaian ini mengukuhkan posisinya di depan banyak orang dan membuatnya tak lagi bisa disentuh. Mimpinya terwujud.

Mengapa Harus Baca?

Seruuu. Itulah kesan yang saya dapatkan setelah menyelesaikan buku yang lumayan tebal ini. Saya sangat ingin tahu bagaimana kelanjutan perjalanan Alexa menuju tempat impiannya. Saya gregetan membaca kerasnya persaingan di lingkungan harem. Saya bahkan merasa khawatir jika langkah Alexa terhenti di tengah jalan atau ia mendapat kemalangan. Tentu saja, itu berarti penulis piawai mempermainkan perasaan pembaca.

Sebagai wanita yang hidup di lingkungan istana–yang dikelilingi ratusan gadis cantik dan dianggap sah oleh tradisi negara–mau tak mau Mahidevran harus menyediakan kesabaran panjang, menahan kecemburuan dan membuat lompatan-lompatan strategis untuk menjaga harta berharga yang sudah ada di tangannya. Shahzade Mustafa. Hal. 104

Banyak istilah baru yang saya ketahui, terutama soal sebutan bagi masing-masing orang yang tinggal dalam istana kesultanan. Keberadaan harem dan selir bukan tema biasa yang sering kita temui di novel-novel. Penggambarannya seolah nyata dan membuat kita seperti sedang menonton film yang menarik.

Namun, ada satu hal yang saya catat, yaitu adanya pola pengulangan dalam menyelesaikan masalah. Misalnya, ketika Ugur Yildrim memeras Mahidevran. Permintaan Ugur Yildrim adalah ingin “bersama” dengan Mahidevra. Meskipun berstatus kasim, Ugur Yildrim masih bisa melakukan hubungan pria dan wanita. Ketika Roxela datang, tawaran ini pun diberikan Ugur Yildrim. Hal yang sama tampak ketika Mahidevran menginginkan bantuan Ibrahim Pasha. Jadi, seolah-olah “hal itu” dianggap sebagai alat transaksi yang bisa digunakan saat kepepet.

Anyway, melalui novel ini kita diajak berkelana dalam sebuah pusaran yang besar dan dalam. Banyak masalah terjadi dan setiap orang harus bijak menyelesaikannya. Sekali salah melangkah, bisa jatuh dan mengakibatkan kemalangan pada masa depan. Nah, ingin ikut terjebak dalam ramainya persekongkolan di sebuah harem, mungkin buku ini bisa menjadi pilihan….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s