Day 10: Kepergian Ibu Owner

Hari ini denger kabar duka. Istri owner perusahaan akhirnya dipanggil Tuhan setelah bergulat dengan penyakit yang menahun. Ikut bersedih meskipun belum pernah ngobrol secara pribadi. Ketemu aja sekali-kali saat perayaan-perayaan besar di perusahaan. 

Tapi, yang paling berkesan dari semua itu adalah perjuangan sang suami karena cinta kasihnya yang besar ketika merawat sang istri. Ia memperlakukan istrinya dengan sangat baik, sangat hormat, dan sangat menghargai. Saya sedikit iri melihat bagaimana ia berjuang sebisa mungkin agar sang istri masih bisa mendampinginya. Berbagai cara diupayakan. Termasuk doa. Tapi Tuhan juga yang menentukan. Setelah semua upaya itu, akhirnya kini selesai juga.

Kita memang nggak tahu kapan orang-orang terdekat dipanggil pulang. Bisa sekarang, nanti, atau masih lama. Tugas kita adalah menjaga dan mengasihi mereka selama masih ada di samping kita. Kepergian orang-orang bisa menjadi pengingat bagi kita. Supaya lebih peduli dan perhatian kepada orang-orang terdekat. 

Selamat jalan, Ibu Owner. Rest in Peace.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s