Day 128: Buku Untuk Para Pecinta Kopi

Gambar

Judul: The Various Flavours of Coffee

Penulis: Anthony Capella

Penerbit: GPU

Tahun: 2012

Tebal: 667 hlm

Genre: Fiksi, Novel, Terjemahan

Sebagian orang sangat tergila-gila pada kopi. Mereka menganggap benda itu sebagai dewa yang bisa menyelamatkan seseorang dari kebosanan menjalani hidup. Mereka menyembahnya. Berawal dari semua kisah tentang fanatisme pemuja kopi itu, lahirlah karya-karya fiksi yang memberi nafas kepada gaya hidup eksklusif. Salah satunya buku ini.

Buku ini memang tentang kopi. Sejak awal, penulis telah membeberkan beberapa teori dan fakta tentang kopi, mulai dari produksi, pengemasan, dan promosi. Tersebutlah seorang pengusaha bernama Pinker yang memiliki usaha impor dan distributor kopi. Tapi, tunggu dulu. Sebelumnya penulis bercerita tentang seorang “penyair belum jadi” bernama Robert Wallis. Wallis sangat tipikal. Ia menginginkan kemerdekaan dalam segala hal, terutama cara hidup. Lalu, suatu kebetulan membawa kedua tokoh ini bertemu.

Selanjutnya, Wallis bertemu dengan Emily Pinker, anak sang pengusaha. Lalu, Wallis dikirim ke Afrika dan bertemu Fikre. Meskipun bukan pria alim–sering keluar masuk rumah bordil–Wallis bisa juga jatuh cinta kepada kedua wanita yang berbeda ini dengan kepedihannya sendiri-sendiri. Dengan Fikre, ia dikhianati. Dengan Emily, ada sebuah tembok kokoh yang tak bisa dihancurkan untuk membuat mereka bersatu. Tembok ini tak terlihat dan menyerap energi. Saya melihat, penulis menghabiskan hampir semua alur cerita untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai persoalan ini. Bisa bersatu tetapi tak disatukan. Inilah dilema yang seringkali terjadi dalam kehidupan kita. Sulit dijelaskan.

Bagaimanapun, tampaknya penulis benar-benar patuh pada koridor tema yang diusungnya. Cinta dan kopi. Kopi dan cinta. Meskipun kompleksitas cerita cukup kaya, misalnya tentang hysteria yang pada masa itu begitu populer, perjuangan kaum wanita untuk dianggap setara, sampai masalah perbudakan di Afrika. Dengan berbagai referensi yang cukup, buku ini terbangun dengan sangat baik dan hidup. Tentu saja, benang merahnya adalah kisah cinta yang diselimuti oleh harumnya kopi yang digiling.

Tidak ada yang lebih menyenangkan dibandingkan menyelesaikan sebuah buku yang layak untuk dibaca. Buku ini salah satu yang memberi pengalaman berkesan di akhir tahun.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s